PERTEMUAN 2 "Kewirausahaan dan Kepemilikan bisnis"

 Nama                      : Erneisha Adiesti Septanaya

Nim                        : 222010200166

Dosen Pengampuh : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M

Prodi                       : Manajemen

Fakultas                  : Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial

Universitas              : Muhammadiyah Sidoarjo

Kewirausahaan dan Kepemilikan bisnis

Bisnis Kecil

Dioperasikan dan dimiliki secara independen serta tidak mendominasi pasarnya. Administrasi Bisnis Kecil (SBA) lembaga pemerintah didakwa dengan membantu usaha kecil. Usaha Kecil secara mandiri usaha milik sendiri yang mempunyai relatif sedikit pengaruhnya di pasarnya.


Mengukur kontribusi Bisnis kecil pada 3 aspek ekonomi

  • Study case : GOJEK

  • Indikator : Penciptaan lapangan kerja, Inovasi, dan Arti penting bagi bisnis besar.


Peran utama bisnis kecil 

Umumnya, semakin banyak sumber daya yang dibutuhkan, semakin sulit untuk memulai bisnis dan semakin kecil kemungkinan perusahaan kecil mendominasi suatu industri

1. Fashion

2. Ritel

3. Kosmetik 

4. Kuliner

5. Layanan jasa

6. Dll.


Kewirausahaan

Pengusaha adalah orang yang menanggung risiko kepemilikan bisnis. Beberapa pengusaha memiliki tujuan kemandirian dan keamanan finansial, dan yang lainnya ingin meluncurkan usaha baru yang dapat berkembang menjadi bisnis besar.

Perbedaan utama


Aspek

Bisnis Kecil

Wirausahawan

Inisiatif

Mengelola bisnis yang sudah ada

Menciptakan bisnis baru

Inovasi

Lebih mengikuti tren pasar

Fokus pada inovasi dan ide baru

Risiko

Risiko lebih rendah

Risiko lebih tinggi

Pertumbuhan

Stabil dan bertahap

Potensi pertumbuhan sangat tinggi

Fokus

Memenuhi kebutuhan pasar yang sudah ada

Menciptakan pasar baru atau memenuhi kebutuhan pasar yang belum terpenuhi


MEMAHAMI KOMPETENSI KHAS ORGANISASI

  • Kemampuan mengidentifikasi celah pasar yang Sudah Ada 

  • Identifikasi pasar baru

  • Kemampuan bergerak cepat untuk memanfaatkan peluang baru


Menyusun Rencana Bisnis

  • Menetapkan Sasaran dan Tujuan

  • Perkiraan Penjualan

  • Perencanaan Keuangan


5 faktor tren yang telah membantu memfasilitasi pertumbuhan bisnis baru

  • Munculnya e-commerce

  • Peralihan dari bisnis besar

  • Peningkatan peluang bagi kaum minoritas dan Perempuan

  • Peluang baru dalam perusahaan global

  • Meningkatnya tingkat daya tahan hidup di antara bisnis kecil


faktor dasar yang ikut menyebabkan kegagalan dan keberhasilan bisnis kecil

Faktor Kegagalan :

  • Ketidakmampuan atau kurangnya pengalaman manajerial

  • Kelalaian

  • Sistem kontrol yang lemah

  • Kurangnya modal

Faktor Keberhasilan :

  • Kerja keras, dorongan, dan dedikasi

  • Permintaan pasar terhadap produk atau layanan yang disediakan

  • Kompetensi manajerial

  • Keberuntungan


Tiga bentuk kepemilikan bisnis


Bisnis

Beban

Keberlanjutan

Pengelolaan

Sumber-Sumber

Investasi

sendiri

Pribadi,

tidak terbatas

Berakhir dengan kematian atau keputusan pemilik 

Pribadi, tidak terbatas

Pribadi 

Umum Kemitraan

Pribadi,

tidak terbatas

Berakhir dengan kematian atau keputusan mitra mana pun 

Tidak dibatasi atau tergantung pada perjanjian kemitraan 

Pribadi oleh mitra

Perusahaan

Modal yang ditanamkan

Sesuai dengan yang tercantum dalam anggaran dasar, bersifat terus-menerus atau untuk jangka waktu tertentu 

Di bawah kendali dewan direksi, yang dipilih oleh pemegang saham

Pembelian saham


Koperasi

Koperasi menggabungkan kebebasan kepemilikan tunggal dengan kekuatan finansial perusahaan. Koperasi adalah sekelompok kepemilikan tunggal atau kemitraan yang bekerja sama untuk memperoleh kekuatan produksi atau pemasaran yang lebih besar.


Entitas Perusahaan

Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang melakukan kegiatan tetap dan terus menerus dengan tujuan memperoleh keuntungan atau laba, baik yang diselenggarakan oleh orang-perorangan maupun badan usaha yang berbentuk hukum atau bukan badan hukum.



Kelebihan dan Kekurangan Perusahaan


Keuntungan terbesar dari perusahaan adalah tanggung jawab terbatas; tanggung jawab investor terbatas pada investasi pribadi (melalui kepemilikan saham, yang akan dibahas kemudian) di perusahaan. Jika terjadi kegagalan, pengadilan dapat menyita dan menjual aset perusahaan tetapi tidak dapat menyentuh harta pribadi investor.

kerugian terbesar dari pendirian badan hukum adalah pajak berganda. Situasi Pajak Berganda di mana pajak dapat dibayarkan baik oleh perusahaan atas keuntungannya maupun oleh pemegang saham atas pendapatan dividen.


Mengelola Perusahaan

Tata kelola perusahaan ditetapkan oleh anggaran dasar perusahaan dan biasanya melibatkan tiga badan yang berbeda. Pemegang saham (atau pemegang saham) adalah pemilik perusahaan, investor yang membeli saham kepemilikan dalam bentuk saham. Dewan direksi adalah kelompok yang dipilih oleh pemegang saham untuk mengawasi manajemen perusahaan. Pejabat Perusahaan adalah manajer puncak yang dipekerjakan oleh dewan untuk menjalankan perusahaan sehari-hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTEMUAN 6 "MANAJEMEN OPERASI DAN KUALITAS"

PERTEMUAN 12 "Mengembangkan dan Menentukan Harga Produk"

PERTEMUAN 13 "Distribusi dan Promosi Produk"